14 Oktober 2012

Setting Mikrotik Sebagai Gateway Internet Menggunakan Fungsi bridge ADSL Modem dengan dial up PPPOE-client melalui Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak berbasis linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network, Pada tutorial ini akan dibahas bagaimana mengimplementasikan fiture PPPOE untuk pengaturan koneksi internet dari Speedy dengan fungsi dial up dilakukan pada mikrotik dan ADSL Modem hanya di fungsikan sebagai bridge. Dengan melakukan dial melalui router memiliki beberapa kelebihan diantaranya, kita bisa mengamati traffic secara real dari koneksi internet yang digunakan , bisa melakukan remote router melalui winbox, telnet, ssh, web base dan remote ADSL Modem melalui web base dari network lain dengan IP public dynamic yang didapat. Selain hal tersebut diatas, juga akan mengurangi beban kerja ADSL Modem akan lebih mengoptimalkan koneksi internet yang ada. Metode ini sangat cocok digunakan untuk SOHO, Warnet, RT/RW NET.
Topologi Jaringan
[INTERNET]——[MODEM-ADSL]——[ROUTER-MIKROTIK]—[SWITCH]—[CLIENT]

Persiapan
1)      Mikrotik RouterBoard  RB750G
2)      Modem Linksys WAG120 N
3)      Hub / Switch 4 Port
4)      Kabel UTP Model  Straight Minimal 3 Buah
5)      PC atau Laptop
6)      Koneksi Internet dari Speedy
7)  Aplikasi Winbox Bisa Di Download Disini

Tahapan Konfigurasi yang harus dilakukan:
1)      Setting Modem ADSL Sebagai Bridge
2)      Set Nama Ethernet 1 & Ethernet 2
3)      Memberi IP Address Pada Masing-Masing Ethernet
4)      Setting DNS
5)      Setting PPPoe Client
6)      Add IP Route
7)      Setting Network Address Translation (NAT)
8)      Setting IP Client
9)      Tes Koneksi Internet
Tahapan Konfigurasi Modem
1)      Nyalakan Modem Linksys WAG120N dan pastikan indikator DSL menyala
2)      Terlebih dahulu Backup Settingan Modem Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan
3)      Konfigurasi IP Laptop menjadi 192.168.1.100 sesuai dengan segmen IP Modem
4) Buka Browser dan Masuk ke IP Default Modem 192.168.1.1, isikan user name = admin, password=admin
5)      Selanjutnya Setting Modem ADSL dengan Type Bridge Mode
6)      Selanjutnya klik Save Changes
Tahapan Konfigurasi Mikrotik
1.       Nyalakan Mikrotik  
2.   Masukan Kabel UTP dari modem Speedy ke port 1 Mikrotik RB750G, dan Kabel UTP dari Hub/Switch ke Port 2 seperti terlihat pada gambar dibawah ini
3.       Selanjutnya Masukan kabel utp  dari Hub/Switch ke PC atau Laptop
4.       Kemudian IP Laptop di Set DHCP, pilh obtain an IP Address Automatically di Properties TCP/IP
5.  Langkah Selanjutnya adalah mengakses Mikrotik, ada beberapa cara dalam mengakses mikrotik diantaranya :
via console
Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl)
via winbox
Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox
via web
Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 menggunakan browser dengan mengetikan alamat ip mikrotik 192.168.88.1
Pada tutorial kali ini akan kita gunakan cara ke dua yaitu mengakses mikrotik via winbox
6.       Jalankan Aplikasi Winbox, untuk mengakses Mikrotik secara GUI, akan muncul tampilan berikut:
7.   Login ke mikrotik dengan IP Default 192.168.88.1, user name = admin password kosongkan, selanjutnya klik tombol Connect.
8.   Jika tidak berhasil login menggunakan Ip Default biasanya settingan IP telah dirubah lakukan   Reset Mikrotik, untuk mengembalikan ke settingan  Default.
9.   Setelah berhasil masuk ke sistem operasi mikrotik Langkah selanjutnya mengkonfigurasi bagian-bagian penting di mikrotik supaya mikrotik bisa menjadi gateway internet:
1)           Memberi Nama Interface Ether Mikrotik
Tujuannya adalah untuk memudahkan identifikasi sehingga tidak terjadi salah setting interface. Tahapannya klik menu Interface dan rubah  Ether 1 menjadi Ether1-Speedy dan Ether 2 menjadi ether2-LAN seperti terlihat pada gambar dibawah ini 
2)             Setting Ip Address
Selanjutnya Setting IP Address untuk Speedy : 192.168.1.9/24 mengikuti segmen IP Modem dan untuk LAN : 192.168.2.1/24. Masuk ke menu IP dan Pilih Address kemudian tambahkan IP Address dengan mengklik Icon Plus +  akan muncul tampilan New Address kemudian anda isikan seperti berikut
 
    
Hasil Akhir setting ke dua ethernet seperti tampak pada gambar dibawah ini
3)       Memberi Alamat DNS
Selanjutnya kita setting IP DNS dengan DNS dari Speedy : Primary DNS 203.130.208.18 dan Secondary DNS 203.130.193.74 (Sesuaikan dengan DNS Speedy Anda). Klik “IP” lalu pilih “DNS“. Kemudian klik Icon Plus +Kemudian pilih DNS Setting dan Masukan DNS nya seperti terlihat pada gambar dibawah ini


4)           Setting PPPoeClient
Langkah selanjutnya adalah membuat Interface PPPoE Client dimana Mikrotik akan melakukan Dial ke Modem ADSL dengan metode ini ada beberapa keuntungan yaitu:
-          Dapat mengamati traffic koneksi internet
-          Bisa melakukan remote router
-          Mengurangi beban kerja ADSL Modem
-          Mengoptimalkan Koneksi Internet
 klik menu Interface, pada simbol plus kita klik dan pilih “PPPoE Client”. Disini kita akan memasukkan Username dan Password Account Speedy 
Pada Option “General“, cukup menentukan interface yang satu jalur dengan Modem ADSL dan menentukan Interface yang mengarah ke modem ADSL, yaitu interface yang telah kita beri nama “ether-1 SPEEDY. Untuk nama dan type-nya Default, selanjutnya klik tab “Dial Out” dan masukkan Username dan Password Account Speedy. seperti terlihat pada gambar dibawah ini
Apabila kita telah selesai melakukan setting PPPoE Client maka begitu selesai setting Mikrotik langsung melakukan DialUp ke Modem ADSL dan memuncukan status Connect di taskbar interface pppoe seperti terlihat pada gambar diatas. Jika setting Username dan Password ini benar maka selanjutnya akan tampak status koneksi Mikrotik kita dan pada menu IP -> Address akan muncul sebuat IP Address baru berupa IP Public  yang diberikan Telkom Speedy kepada pelanggan berdasarkan Username & Password yang dimiliki. Seperti tampak pada gambar dibawah ini
Pastikan interface pppoe-out1 sudah mendapat IP dari speedy
5)      Setting Network Address Translation
Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Selanjutnya kita atur NAT ( Network Address Translation ) agar Client dapat terkoneksi ke Internet atau dapat mengakses internet. Caranya masuk ke menu -> IP -> Firewall -> NAT  seperti gambar dibawah ini .
                                                                                                             
Pada gambar diatas pilih Tab NAT dan Klik Tanda Plus + kemudian  Kita buat 1 buah NAT Rule, pada “General” -> Chain = srcnat, -> OutInterface = pppoe out1. Lalu pada option “Action” kita pilih -> Masquarade. seperti tampak pada gambar dibawah ini
6)      Setting IP Routing Gateway Speedy
Selanjutnya kita tambahkan 1 buah IP Route. Perhatikan pada sebelah IP Address dari IP Public dibawah ini yaitu : Network = 118.96.208.1, IP Network ini adalah IP Gateway Telkom Speedy yang melayani koneksi internet. Klik IP > Routes Tambahkan 1 buah New Route, Destination : 0.0.0.0/0 lalu Gateway = = 118.96.208.1. 
Pastikan IP route  mendapat IP  Static Default Gateway  (Ip Gateway yg tetap) bukan IP dinamic  (berubah-rubah), supaya koneksi internet tetap connect meskipun modem sewaktu-waktu restart.
Hasil Akhirnya seperti Berikut
10 Setelah semua tahapan diatas dilakukan dan setting Mikrotik Router kita telah selesai. Tinggal test ping koneksi dari Mikrotik kita. Lakukan test ke DNS Speedy 203.130.208.18 dilanjutkan test ping ke yahoo.com maupun ke websites yang lain. Jika ada reply maka Mikrotik telah berhasil / telah sukses di konfigurasi.


11.  Langkah Terakhir  kita lakukan setting  pada PC Client. IP Mikrotik interface ke LAN merupakan IP Gateway untuk PC Client kita. IP DNS pada Client dapat kita masukkan IP DNS Speedy secara langsung maupun IP DNS dari Mikrotik. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini
           
Sampai disini Mikrotik telah berfungsi sebagai Router dan sharing akses internet untuk semua Client. Tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah Bandwith Manajemen atau mengatur bandwith yang tepat untuk semua Client sehingga jika ada Client yang melakukan download mengunakan software Downloader dapat di kendalikan atau di kontrol sehingga bandwith tidak dihabiskannya sendiri dan akses internet client yang lain tidak menjadi lambat.

Download WinBox

07 Oktober 2012

Cara Memasukkan Gambar ke Blog

Dalam memasukkan artikel ke blog (blogger), mungkin ada gambar yang akan kita masukkan ke blog kita. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memasukkan gambar ke blog yakni sebagai berikut:

1. Memasukkan kode HTML
Gambar dalam blog dapat dimasukkan dengan menggunakan tag HTML, dimana kode html tersebut akan memanggil gambar pada suatu website. Memasukkan gambar dengan menggunakan kode html, kita harus mengetahui dahulu url gambar yang dimaksud. Pada tutorial ini, url gambar tersebut adalah http://naskah.net/indonesia.jpg. Sintax HTML-nya adalah sebagai berikut:

<img border="0" src="http://naskah.net/indonesia.jpg" />

Hasilnya adalah sebagai berikut:



2. Menggunakan Toolbar Insert Image pada Mode Compose Editor Blogger
Caranya ini sangat mudah dilakukan, cukup kita mengeklik toolbar insert image pada editor blogger (mode compose), dan akan muncul seperti gambar berikut:



Tampak pada gambar bahwa ada beberapa pilihan cara memasukkan gambar ke blog (blogger), yakni sebagai berikut:
  1. Upload. Upload maksudnya kita mungunggah file gambar dari komputer kita. Jika memilih upload ini, maka tampilannya sebagai berikut:
    Klik pilih file untuk memilih file dari komputer Anda dan ikuti langkah-langkahnya sampai terlihat seperti gambar berikut:
    Klik Add Selected dan beberapa saat kemudian gambar akan segera dapat dilihat pada editor blogger Anda.

  2. From this blog. Maksudnya kita akan memasukkan gambar yang ada sebelumnya pada blog kita. Jika kita memilih cara ini, maka tampilannya sebagai berikut:

    Untuk memasukkan, cukup kita mengeklik pada salah satu gambar, lalu klik pada Add Selected dan beberapa saat, gambar akan segera dimasukkan dalam editor.
  3. From Picassa Web Albums. Maksudnya kita akan memasukkan gambar-gambar kita yang telah ada pada album kita pada web picasa (media penyimpanan gambar gratis dari blogger). Caranya hampir sama dengan pada from this blog, yang membedakannya adalah jika pada from this blog akan ditampilkan hanya pada gambar yang ada pada album picasa blog yang sedang kita masukkan gambar, sedangkan pada from picasa web albums, semua gambar akan ditampilkan termasuk gambar yag ada pada blog kita yang lain (blogger), cara memilihnya sama dengan pada from this blog.
  4. From your phone. Kita akan memasukkan gambar melalui telepon seluler, namun cara ini membutuhkan beberapa langkah agar gambar masuk ke blog kita. Kita harus mengunduh aplikasi google+ untuk seluler dahulu.
  5. From your webcam, maksudnya kita akan memasukkan gambar ke blog menggunakan camera yang terpasang pada komputer (web camera).
  6. From URL, maksudnya kita akan memasukkan gambar melalui alamat url (hasilnya sama dengan memasukkan gambar menggunakan tag/perintah HTML).
3. Menggunakan Toolbar Insert Image pada Mode HTML
Untuk koneksi internet yang lambat, kadang-kadang jika kita menggunakan toolbar inserta image pada mode Compose membutuhkan waktu yang lama, namun pada model HTML dapat dilakukan dengan cepat.


Cukup mengeklik browse, maka gambar pada komputer dapat diunggah ke blog, atau dapat juga memasukkan alamat url gambar jika gambar telah ada di internet atau di web kita yang lain. Setelah itu klik unggah gambar, hingga anda melihat gambar berikut:


Klik Selesai dan lihat tampilan gambar Anda pada mode Compose.

Tutorial Queue Tree (Mikrotik)

Tulisan ini saya buat dengan tujuan PEMBELAJARAN kita bersama.

Bagi yang belum tau apa itu Queue Tree Silahkan Browsing dulu!
Saya anggap teman2 udah sedikit paham tentang setting awal mikrotik.
Agar lebih mudah mempelajarinya saya akan menggunakan Winbox untuk setting nya.Tanpa memperpanjang basa basi, saya langsung aja..

Contoh Topologi :
IP Modem = 192.168.1.1
IP Mikrotik ke Modem = 192.168.1.2
IP Mikrotik Ke Client = 192.168.2.1 
IP Client = 192.168.2.10 s/d 192.168.2.14 (4 client aja dolo)

I. Membuat Mangle
Buka IP > Firewall > Mangle
Sebelum nya perhatikan gambar di bawah

1 = untuk membuat rule mangle
2 = untuk membuat comment ( Untuk Menandai )


A. Membuat Mark Connection ( Keseluruhan Koneksi )
  1. Untuk Upload >
  2. Untuk Download >
      Beri Comment dengan nama = All-CN

B. Membuat Mark Packet
  1. Upload >


  • Download >
  • Beri Comment dengan nama = All-Packet

    C. Membuat Mark Packet untuk masing2 Client
    1. Upload >
    2. Download >
         Beri Comment dengan nama Client-1 Ulangi Langkah C ( sesuai jumlah client teman2 )

    Mangle Yang Berhasil Kita Buat


    II. Membagi Bandwidth Menggunakan Queue Tree
    Untuk masalah pembagian ini saya yakin semua orang pasti berbeda2 (sesuai kebutuhan masing2)
    Disini saya cman memberi contoh.

    Misalnya, Jatah BW kita sbb:
    Download : 1 Mbps = 1024 Kbps
    Upload : 256 Kbps
    Kalau menurut saya pembagian untuk 4 client adalah :
    Download Limit At = 200 Kbps
    Download Max Limit = 300 Kbps

    Upload Limit At = 64 Kbps
    Upload Max Limit = 70 Kbps

    Caranya :
    1. Membuat Rule Untuk semua Download


    2. Membuat Rule Download Masing2 Client

    Ulangi sesuai jumlah Client

    3. Membuat Rule Upload Keseluruhan


    4. Membuat Rule Upload Masing2 Client

    Ulangi sesuai jumlah Client

    Contoh Queue Tree Yang Telah Jadi



    Tulisan ini saya akhiri sampai disini.Mohon maaf apabila ada kesalahan, Bagi yang udah ahli mohon koreksinya. ^_^
    (Maklum ane cuma belajar Otodidak)